HomeBerita26.000 Tentara Israel Jalani Perawatan Medis, 65 Persen Alami Gangguan Jiwa akibat...

26.000 Tentara Israel Jalani Perawatan Medis, 65 Persen Alami Gangguan Jiwa akibat Perang Gaza

Kementerian Pertahanan Israel pada Kamis (2/7_ menyatakan  sekitar 26.200 personel militer dan aparat keamanan Israel telah menjalani perawatan sejak dimulainya perang di Jalur Gaza. Sebanyak 65 persen di antaranya mengalami gangguan psikologis, termasuk gangguan stres pascatrauma (Post-Traumatic Stress Disorder/PTSD).

Dilansir dari Middle East Monitor, kementerian tersebut merilis data bertepatan dengan hari ke-1.000 sejak perang dimulai. Namun, angka resmi korban di Israel berada di bawah sensor ketat militer, sehingga jumlah yang dipublikasikan kerap dipertanyakan oleh para pengamat yang menilai angka sebenarnya kemungkinan lebih tinggi.

Dalam pernyataannya, kementerian mengatakan sekitar 17.000 orang yang menjalani perawatan melalui Departemen Rehabilitasi sedang ditangani karena mengalami gangguan psikologis, sementara 7.700 orang mengalami cedera fisik, termasuk 97 kasus amputasi.

Kementerian juga menyebut  62 persen dari personel yang mengalami cedera merupakan anggota pasukan cadangan (reservis). Sisanya terdiri atas:

  • 21 persen personel wajib militer;
  • 10 persen anggota kepolisian; dan
  • 7 persen personel militer karier.

Menurut data kementerian, 92 persen dari personel yang menjalani perawatan adalah laki-laki.

Dari sisi usia:

  • Hampir 48 persen berusia di bawah 30 tahun;
  • 30 persen berusia antara 30 hingga 39 tahun; dan
  • 22 persen berusia di atas 40 tahun.

Kementerian Pertahanan Israel memperkirakan jumlah personel militer dan aparat keamanan yang menjalani perawatan melalui Departemen Rehabilitasi akan melampaui 90.000 orang pada akhir 2026 dan mendekati 100.000 orang pada 2028.

Dari jumlah tersebut, sekitar 50.000 orang diperkirakan mengalami cedera atau gangguan psikologis.

ARTIKEL TERKAIT

Terpopuler