HomeBeritaIndonesia Kirim 742 Pasukan Perdamaian ke Lebanon Selatan di Tengah Memanasnya Konflik...

Indonesia Kirim 742 Pasukan Perdamaian ke Lebanon Selatan di Tengah Memanasnya Konflik Israel

JAKARTA – Pemerintah Indonesia akan mengirim lebih dari 700 personel pasukan perdamaian ke Lebanon Selatan sebagai bagian dari misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di tengah meningkatnya serangan dan ketegangan di wilayah tersebut.

Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, Dudung Abdurachman, mengatakan sebanyak 742 prajurit akan diberangkatkan untuk menggantikan kontingen pasukan perdamaian Indonesia yang saat ini bertugas di Lebanon dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

“Saya melihat pasukan sudah siap. Tentu ini adalah misi PBB, tetapi yang lebih penting adalah misi bagi bangsa Indonesia,” ujar Dudung, di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Pengiriman pasukan dilakukan di tengah situasi keamanan yang terus memburuk di Lebanon Selatan akibat meningkatnya operasi militer Israel dan ketegangan dengan kelompok Hizbullah. Dalam beberapa pekan terakhir, serangan udara dan aksi militer Israel dilaporkan menewaskan sejumlah warga serta memicu gelombang pengungsian baru di kawasan perbatasan Lebanon-Israel.

Misi pasukan Indonesia tersebut menjadi sorotan karena sebelumnya sejumlah personel TNI yang tergabung dalam UNIFIL dilaporkan menjadi korban dalam eskalasi konflik di Lebanon Selatan. Investigasi UNIFIL menyebut seorang penjaga perdamaian asal Indonesia tewas akibat tembakan tank Israel pada akhir Maret lalu, sementara dua personel lainnya meninggal dalam insiden ledakan terpisah.

Meski demikian, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung misi perdamaian dunia melalui keterlibatan aktif dalam operasi PBB. Pemerintah juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di wilayah konflik.

UNIFIL sendiri terus mencatat tingginya intensitas pelanggaran keamanan di Lebanon Selatan. Dalam laporan terbaru, pasukan penjaga perdamaian PBB mencatat lebih dari seribu insiden tembakan dan serangan militer Israel hanya dalam beberapa hari terakhir. (cky)

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler