HomeBeritaSalah Satu Kapal GSF Ditemukan di Perairan Alexandria Mesir

Salah Satu Kapal GSF Ditemukan di Perairan Alexandria Mesir

ALEXANDRIA – Salah satu armada dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla dilaporkan ditemukan berada di perairan Alexandria, Mesir, setelah sempat terputus komunikasi pasca penyergapan yang dilakukan militer Israel di Laut Mediterania.

Informasi mengenai keberadaan kapal tersebut memunculkan harapan baru di tengah kekhawatiran keluarga para aktivis kemanusiaan yang sebelumnya mengikuti pelayaran solidaritas menuju Jalur Gaza untuk menembus blokade kemanusiaan Israel.

Sumber relawan yang tergabung dalam jaringan pendukung Global Sumud Flotilla menyebut kapal itu ditemukan dalam kondisi mengalami kerusakan di beberapa bagian setelah menghadapi operasi pencegatan di laut internasional. Hingga kini, identitas lengkap kapal serta jumlah awak yang berada di dalamnya masih terus diverifikasi oleh tim koordinasi internasional.

Sebelumnya, armada Global Sumud Flotilla menjadi sorotan dunia setelah sejumlah kapal yang membawa ratusan aktivis kemanusiaan, jurnalis, dan relawan internasional dicegat oleh pasukan Israel pada 18 Mei 2026. Operasi tersebut memicu kecaman luas dari berbagai negara dan organisasi hak asasi manusia karena dinilai melanggar hukum internasional.

Dalam laporan terbaru yang dirilis Global Sumud Flotilla, para penyintas mengungkap adanya dugaan penyiksaan, kekerasan fisik, intimidasi psikologis, hingga pelecehan seksual selama proses penahanan. Sejumlah relawan juga mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan medis di Turki maupun Yunani.

Penemuan salah satu kapal di perairan Alexandria kini menjadi perhatian penting, mengingat masih banyak pihak yang berupaya memastikan kondisi seluruh armada dan keselamatan para peserta misi kemanusiaan tersebut.

Otoritas Mesir hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait keberadaan kapal tersebut. Namun sejumlah aktivis kemanusiaan di kawasan Mediterania menyebut proses pemantauan terus dilakukan guna memastikan tidak ada lagi awak kapal yang tertinggal atau hilang pasca insiden penyergapan.

Global Sumud Flotilla sendiri merupakan gerakan solidaritas internasional yang bertujuan membuka akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Misi tersebut membawa pesan perdamaian dan dukungan terhadap warga sipil Palestina yang selama bertahun-tahun hidup di bawah blokade dan konflik berkepanjangan.

Di tengah berbagai tekanan dan kekerasan yang dialami para relawan, jaringan solidaritas internasional menegaskan bahwa semangat perjuangan kemanusiaan untuk Gaza tidak akan berhenti. Penemuan kapal di perairan Alexandria disebut menjadi simbol bahwa perjuangan solidaritas global terhadap Palestina masih terus bergerak di tengah berbagai upaya pembungkaman.(cky)

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler